obat covid-19

Obat Covid-19 sudah diizinkan oleh Kementerian Kesehatan yang Biasa Digunakan untuk Lawan Covid-19

Diposting pada

Virus Corona masih menjadi momok yang menakutkan. Sejauh ini, belum ditemukan obat covid-19 spesifik yang dapat melawan infeksi virus ini.

Namun, para ahli masih berusaha menemukan calon obat yang bisa digunakan untuk mengobati Covid-19. Beberapa obat ini diantaranya telah digunakan dalam wabah penyakit seperti SARS dan MERS.

Perlu diketahui bahwa pengobatan pasien COVID-19 bergantung pada tingkat keparahan gejala virus corona yang muncul. Pengobatan pasien COVID-19 hanya bersifat simptomatis.

Obat Covid-19
Source :news.detik.com

Belum ada penelitian tentang obat yang efektif untuk mengobati infeksi virus corona. Beberapa obat yang digunakan saat ini adalah antivirus generik dan antibiotik untuk meningkatkan kekebalan dan mengobati gejala pasien COVID-19.

Namun, ada beberapa jenis obat covid-19 yang umum digunakan dan diizinkan oleh Kementerian Kesehatan diharapkan dapat mengobati pasien COVID-19.

Daftar Obat Covid-19 sudah dapat izin kementrian kesehatan

  1. Azitromisin
    Obat ini adalah antibiotik untuk mengobati sejumlah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, seperti infeksi telinga tengah, radang tenggorokan, dan pneumonia.Ia bekerja dengan menghentikan pertumbuhan dan mencegah penyebaran bakteri agar tidak meluas.
  2. Favipiravir
    Ini adalah obat untuk pengobatan influenza dan telah terbukti melawan virus Ebola. Obat ini bekerja dengan cara menghambat mekanisme RNA-dependent dan RNA polimerase dalam sel virus, sehingga mengganggu replikasi virus.
  3. Imunoglobulin
    Ini digunakan untuk mengobati masalah sistem kekebalan dan antibodi.
  4. Ivermectin
    Ini adalah obat antiparasit yang digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing. Obat ini digunakan untuk mengobati rosacea.
  5. Oseltamivir
    Obat ini digunakan untuk mengobati influenza A dan B, karena bekerja dengan menghambat enzim neuraminidase pada virus influenza. Gunakan antivirus ini untuk pasien yang memiliki gejala infeksi campuran COVID-19 dan influenza.
  6. Remdesivir
    Obat antivirus yang bekerja dengan mengganggu materi genetik virus untuk mencegah virus berkembang biak.
  7. Tocilisumab / Actmra
    Obat monoklorin yang merupakan antagonis interleukin. Obat ini dapat mengurangi peradangan pada pasien rheumatoid arthritis, penyakit autoimun yang menyerang persendian.
Baca juga  Mourir peut attendre Film complet en fran├žais

Yang harus diingat adalah pemberian obat COVID-19 ini kepada pasien tidak boleh sembarangan dan harus berdasarkan resep dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *